5 Kebohongan Politik di Tahun 2008

kebohongan, dan rakyat dunia menelannya begitu saja. Berikut ini beberapa kebohongan besar yang terjadi selama tahun 2008.

Ketika Hillary Clinton berkampanye dalam pencalonannya sebagai presiden AS, Hillary banyak dicela, dikecam dan diserang dari berbagai pihak. Tapi ternyata, Hillary merupakan pilihan pertama Obama untuk posisi Menteri Luar Negeri.

Arab Saudi dan OPEC berbohong perihal kemampuan mereka dalam penyediaan minyak. Pernyataan mereka bahwa persediaan minyak tidak sesuai dengan permintaan hingga menyebabkan harga minyak melambung. Kenyataannya harga minyak dunia hanya $38
dari asalnya $147 per barrel.
3. Kendaraan Hybrid yang ekonomi
Kendaraan Hybrid sama sekali tidak ekonomis. Kendaraan ini juga sama memolusikannya seperti kendaraan bahan bakar lainnya, dan juga sama borosnya. Kendaraan Hybrid digunakan
sebagai alat propaganda untuk mengurangi ketergantungan kepada minyak luar negeri. Semua gembar-gambor tentang Hybrid hanya strategi pemasaran belaka.
Kendaraan Hybrid sama sekali tidak ekonomis. Kendaraan ini juga sama memolusikannya seperti kendaraan bahan bakar lainnya, dan juga sama borosnya. Kendaraan Hybrid digunakan
sebagai alat propaganda untuk mengurangi ketergantungan kepada minyak luar negeri. Semua gembar-gambor tentang Hybrid hanya strategi pemasaran belaka.

Rencana Obama hanya diimplentasikan di Massachusetts, tidak untuk keseluruhan AS. Inilah kegagalan pertama dari admintrasi Obama. Dan Obama pun menyadari hal itu.

Obama berjanji bahwa ia akan menghentikan perang di hari pertamanya menduduki jabatan presiden AS. Tapi kenyataannya, Obama menempatkan Hillary Clinton di posisi keamanan nasional yang merupakan suporter perang Iraq sejati: Hillary Clinton. Hillary sama dengan Robert Gates, orang kepercayaan Bush yang menjadi sekretaris pertahanan AS. Obama juga mengirim puluhan ribu pasukan ke Afghansitan. Ia pun meminta NATO menjadi pendukungnya. Jadi, apa inti dari kampanye Obama untuk menghentikan perang? Tidak ada !!!
Post a Comment